Feeds:
Pos
Komentar

aq n my plend’s


boy before flowers

LANGKAH MENGINSTAL WINDOWS VISTA

Anda ingin belajar cara menginstal sendiri Windows Vista di komputer Anda?, tanpa perlu membawanya ke tempat service komputer. Berikut ini saya akan mengajak Anda untuk belajar menginstal Windows Vista secara jelas dan bertahap. Instalasi Windows Vista bisa dikatakan cukup mudah dan simpel bagi yang sudah berpengalaman. Bagi yang awam atau belum pernah mencoba mungkin akan terlihat susah dan berbahaya.

Intinya, bagi yang ingin belajar tidak ada kata susah atau menakutkan. Melakukan instalasi Windows Vista itu sangat mudah dan hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 1 jam atau kurang, tergantung dari spesifikasi komputer yang Anda miliki. Panduan ini berlaku bagi Anda yang memiliki komputer baru ataupun bagi yang ingin menginstal ulang Windows yang ada dikomputer Anda. Dari pada harus mengeluarkan uang sejumlah 100-150rb untuk instalasi Windows Vista di tempat service, ada baiknya uang tersebut Anda simpan untuk jajan atau beli buku.

Sebelum memulai instalasi Windows Vista, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan untuk proses instalasi dan setelah instalasi. Langkah-langkah tersebut diantaranya:

  1. Persiapkan DVD master Windows Vista (boleh yang original atau bajakan, terserah Anda). Jika beli bajakan harganya Antara 30rb hingga 35rb, atau bisa ke Rental CD Program dengan uang sekitar 6rb rupiah. Jika mau beli yang ori juga boleh dengan harga yang paling murah sekitar 800rb hingga 1,5juta.
  2. Persiapkan CD Driver untuk komponen hardware komputer Anda seperti CD Driver Mainboard, Driver VGA, Driver lainnya. Ini untuk instalasi hardware setelah proses instalasi Windows selesai. CD-Driver ada pada paket pembelian komputer Anda.
  3. Persiapkan CD-Program atau Software yang Anda perlukan.
  4. Tisu untuk membersihkan keping DVD  jika sewaktu-waktu pada saat proses instalasi sedikit ngadat.
  5. Jangan lupa untuk berdoa…he…he…

Pihak Microsoft sendiri mendesain proses instalasi Windows dapat dilakukan oleh orang awam sekalipun, jadi tentunya proses instalasi ini terbilang sangat mudah, tinggal membaca petunjuk yang ada saja. Tapi, jika memang Anda takut membuat komputer rusak, ikuti langkah-langkah berikut ini.

Spesifikasi komputer yang diperlukan untuk dapat menjalankan Windows Vista adalah:

Processor intel/AMD dengan kecepatan 1,6 GHz

Harddisk minimal 40GB

Memory minimal 512 MB, rekomendasi 1 GB.

VGA Card dengan memory 128 MB, atau VGA onboard Intel 945,950,965.

sekarang langsung saja kita mulai proses instalasi Windows Vista di komputer Anda. Pastikan komputer Anda sudah terpasang DVD-ROOM atau DVD-RW, berikut langkah-langkahnya:

1. SETTING BOOT DEVICE

Setting boot device perlu Anda lakukan untuk melakukan booting instalasi Windows pada DVD-ROOM Anda. Untuk mengatur boot device dan mengecek boot device Anda, masuk pada menu BIOS dikomputer Anda. Pada saat Anda pertama kali menyalakan komputer, tekan tombol DEL atau F2 pada keyboard. Pada menu bios, pilihlah menu Advanced Chipset Setting / Boot Setup, kemudian atur prioritas boot device pertama dengan DVD-ROOM Anda, kemudian boot device priority yang kedua dengan Harddisk Anda. Setelah itu simpan konfigurasi tersebut dengan memilih menu Save Current Setting pada menu utama bios, atau dapat menekan tombol F10 kemudian Enter. Kemudian komputer akan Restart. Masukkan DVD Instalasi Windows Vista pada DVD-ROOM Anda.

Untuk menu BIOS rata-rata hampir sama untuk semua komputer, meskipun berbeda namun perbedaannya hanya sedikit dan itupun hanya tata letak menu dan shortcut-shorcut yang ada.

2. INSTALASI WINDOWS VISTA

Perhatikan layar monitor Anda, pada saat Anda selesai melakukan settingan BIOS komputer akan restart dan melakukan pencarian boot device pada DVD-ROOM. Maka kemudian akan muncul pesan dilayar “Press any key to boot from CD or DVD..“. Jika Anda melewatkan pesan ini, restart kembali komputer Anda dan tunggu pesan ini muncul kembali. Tekan sembarang tombol pada keyboard Anda untuk masuk kedalam booting DVD Windows Vista. Lihat Gambar !

Tunggu beberapa saat, komputer Anda akan meload file-file untuk instalasi Windows Vista. Tunggu hingga proses loading files Windows selesai. Lihat Gambar!

Setelah proses loading files instalasi Windows selesai, maka akan muncul welcome screen untuk instalasi Windows Vista.  Rubah pilihan Time and Currency Format menjadi format Indonesia (ID). Kemudian tekan tombol NEXT. Setelah Anda menekan tombol next, kemudian pilih INSTAL NOW. Lihat Gambar!

Setelah itu akan muncul halaman Licensi Windows Vista. Beri centang pada tulisan I Accept the license terms, lalu tekan tombol Next. Pada halaman berikutnya akan terdapat 2 pilihan instalasi Vista, Upgrade dan Costum. Karena ini merupakan instalasi dari nol tanpa proses upgrade, maka pilih Costum. Lihat Gambar!

Kemudian akan tampil halaman untuk pengaturan harddisk yang akan digunakan untuk instalasi Windows Vista Anda. Jika Anda memakai harddisk yang benar-benar baru, pilihlah menu NEW untuk membuat partisi dan menformat harddisk Anda. Pilih kapasitas yang sesuai dengan ukuran harddisk Anda. Sebagai pilihan, jika harddisk Anda berkapasitas 80GB, partisi harddisk Anda menjadi 2 dengan ukuran masing-masing 40GB. jika harddisk Anda berkapasitas lebih besar dari 80GB, buatlah partisi untuk instalasi Windows Vista sebesar 50GB. Instalasi Windows Vista memerlukan kapasitas harddisk minimal sebesar 10GB. Partisi harddisk yang saya gunakan sekitar 50GB. Setelah Anda buat partisi baru untuk instalasi Windows Vista, format partisi tersebut dengan menekan link format. Tunggu hingga proses format selesai. Kemudian pilih partisi tersebut (umumnya partisi C:) dan proses akan berlanjut ke halaman proses instalasi Windows Vista. Lihat Gambar!

Oh iya, proses format harddisk akan menghilangkan semua file-file lama di harddisk Anda, pastikan Anda sudah memindahkan file tersebut sebelum Anda memulai instalasi Vista.

Proses ini merupakan proses paling lama dari proses instalasi Windows Vista. Dibutuhkan waktu kurang lebih antara 30menit hingga 1 jam, tergantung dari spesifikasi komputer Anda. Tunggulah proses ini hingga selesai. Pada saat proses ini berlangsung, biasanya monitor komputer Anda akan bekedip dan kadang mati, biarkan saja, Windows sedang melakukan kalibrasi pada monitor Anda. Setelah proses ini selesai, maka akan muncul halaman untuk mengisikan USERNAME (nama pengguna) komputer, NAMA komputer, Time Zone Format. Untuk pilihan Windows Security Automaticly pilih saja  ASK ME LATER. Isikan masukan-masukan diatas dengan nama pengguna nama Anda sendiri, nama komputer terserah Anda. Lihat Gambar!

Proses utama instalasi Windows Vista telah selesa, Anda dapat langsung mengklik tombol Start. Proses utama selesai dan akan berlanjut ke proses berikutnya.

3. PERFORM COMPUTER PERFORMANCE

Setelah proses utama instalasi Windows Vista selesai, maka kemudian proses yang berlangsung adalah untuk menilai kemampuan hardware komputer Anda. Proses ini memakan waktu sekitar 10 menit, tunggulah hingga proses ini selesai. Proses ini digunakan untuk memberi nilai komputer Anda, dan apakah komputer Anda dapat menggunakan fasilitas Windows Aero. Windows Aero merupakan fitur andalan Windows Vista yang menampilkan efek gelas dan transparasi. Fitur ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan Kartu Grafis (Graphic Card) Anda. Setelah proses ini selesai, maka proses instalasi Windows Vista telah selesai dan Anda akan dibawa masuk kedalam desktop Windows Vista. Jika Anda menggunakan spesifikasi komputer seperti yang saya sebutkan sebelumnya, maka Anda bisa langsung menikmati fitur Aero. Jika fitur Aero tidak muncul, maka Anda perlu untuk melakukan instalasi driver-driver komponen komputer Anda. Lihat Gambar!

4. INSTALASI DRIVER-DRIVER

Untuk mengecek apakah komponen-komponen komputer Anda telah dikenali oleh Windows buka menu Device Manager. Oh iya hampir lupa, sebaiknya Anda matikan dulu fitur UAC Windows Vista, biar tidak merepotkan Anda. Untuk menonaktifkannya, klik start menu dan klik gambar username Anda pada pojok kanan atas, atau bisa buka Control Panel pilih User Account pilih Account Anda. Kemudian klik Turn User Account Control On or Off. Hilangkan tanda centang pada pilihan yang ada. Setelah itu komputer akan diminta untuk melakukan restart, Restart komputer Anda.! Lihat Gambar!

Setelah Anda melakukan restart, UAC telah dinonaktifkan. Sekarang bukalah Device Manager. Caranya klik tombol start menu, kemudian klik kanan menu My Computer dan pilih Properties. Pada menu System ini, pilih Device Manager pada pojok kiri atas. Lihat Gambar!

Maka akan tampil jendela yang menampilkan informasi hardware/komponen yang terpasang di komputer Anda. Untuk komponen yang memiliki icon gambar tanda tanya (?), itu menandakan bahwa komponen tersebut belum dikenali oleh Windows, dan harus dilakukan instalasi driver komponen komputer tersebut. Jika Anda memiliki CD driver untuk komponen komputer seperti CD-Driver bawaan mainboard, CD-Driver VGA, CD-Driver printer dan lainnya. Silahkan masukkan CD-Driver tersebut dan lakukan proses instalasi driver komponen komputer Anda. Pastikan pada jendela Device manager tidak ada lagi icon tanda tanya (?).

Komputer Anda siap digunakan dan di pasangi program-program sesuai kebutuhan Anda.

Untuk komputer-komputer baru, misal komputer dengan chipset intel GMA 945, GMA950 dan GMA 960 tidak perlu lagi menginstal driver, karena semua komponennya sudah dikenali oleh Windows Vista. Untuk graphic card seperti ATI Radeon 9xxx dan N-Vidia 8xxx perlu dilakukan instalasi driver graphic card Anda.

Jika Anda menggunakan Windows Vista Bajakan alias beli di kios software dipinggir jalan, setelah Anda melakukan instalasi Windows Vista dan mematikan UAC, sebaiknya aktifkan dulu windows Anda dengan membaca panduan aktivasi Windows Vista pada folder CRACK di DVD instalasi Windows Vista, saya tidak jelaskan caranya disini karena tiap versi berbeda-beda. Sebaiknya baca panduan untuk aktivasinya.

Menginstall Windows 7 Beta

Windows 7Sebagian dari Anda mungkin sudah mendownload Windows 7 Beta bahkan mungkin sudah mencobanya. Bagi yang belum dan memang ingin mencobanya dan belum mendownload, Microsoft telah mengumumkan bahwa akses registrasi untuk mendapatkan product key dan download Windows 7 Beta diperpanjang dari yang sebelumnya 24 Januari 2009 menjadi 10 Februauri 2009. Untuk proses aktivasi untuk product key yang telah diperoleh masih dapat dilakukan setelah tanggal tersebut.

Misalnya nanti akses registrasi untuk mendapatkan product key telah habis waktunya, bisa dicoba menggunakan Windows 7 Beta Product Key yang berdasarkan pengalaman registrasi saya ternyata hanya menyediakan beberapa kode yang sama dan masing-masing dapat digunakan berulang-ulang.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan download dan mencoba menginstall adalah spesifikasi komputer minimum yang direkomendasikan agar nantinya Windows 7 Beta dapat berjalan. Berdasarkan informasi di situs Windows 7, spesifikasi minimum yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

  • 1 GHz 32-bit or 64-bit processor
  • 1 GB of system memory
  • 16 GB of available disk space
  • Support for DirectX 9 graphics with 128 MB memory (to enable the Aero theme)
  • DVD-R/W Drive
  • Internet access (to download the Beta and get updates)

Penting juga diperhatikan selain spesifikasi tersebut adalah ketersediaan driver untuk hardware yang digunakan. Pada beberapa berita mungkin dituliskan jika Windows 7 beta sudah mendukung banyak driver hardware, dan bisa jadi memang begitu, tetapi bukan berarti untuk semua hardware. Untuk hardware-hardware tertentu ada kemungkinan tetap tidak dapat diinstall dengan driver yang sesuai baik melalui akses update driver online Windows maupun pada vendor hardware tersebut. Misalnya ketika saya menginstall pada notebook lama Compaq V2014, driver untuk video, audio, dan wifi, tidak ditemukan. Yang mungkin dapat dijadikan patokan, jika misalnya suatu hardware sudah didukung driver untuk Windows Vista, kemungkinan besar sudah pula tersedia driver untuk Windows 7 Beta.

Mengenai kapasitas hardisk, besar ruang 16 GB tersebut sudah  termasuk besar kapasitas untuk menginstall software-software  yang sekiranya diperlukan, dan untuk murni kapasitas yang dikonsumsi setelah hasil install Windows 7 Beta adalah sekitar 10 GB. Selain memperhatikan ruang hardisk yang diperlukan untuk lokasi install Windows 7 Beta, perlu pula diketahaui bahwa Windows 7 Beta memerlukan ruang pada partisi sistem (partisi yang mengandung boot sector) setidaknya sebesar 200 MB sebagai lokasi boot loader dan program recovery. Partisi sistem ini mungkin akan sama dengan partisi boot (partisi di mana file-file sistem operasi diletakkan), tetapi bisa jadi berbeda seperti yang berlaku pada komputer yang saya gunakan seperti gambar berikut:

Image149

Di sini besar partisi sistem hanya sebesar 7 MB, dan ketika memilih partisi lain yang akan dijadikan lokasi instalasi Windows 7 Beta, maka akan medapatkan “Setup unable to use the existing system partition because it does not contain the required free space.” Untuk mengatasinya maka partisi sistem harus diperbesar menggunakan bantuan software partition manager seperti GParted atau Easeus. Berdasarkan pengalaman, beberapa kali mencoba memperbesar partisi sistem dengan Gparted berakhir dengan error, namun berlangsung lancar ketika menggunakan Easeus Partition Manager.

Ketika segala sesuatunya telah siap termasuk juga mempertimbangkan bahwa Windows 7 Beta bukanlah produk jadi, maka proses instalasi dapat dilakukan melalui DVD hasil burning file .iso yang didownload dan mengatur komputer untuk booting melalui DVD tersebut.

Foto-foto tampilan layar berikut menggambarkan proses instalasi yang pernah saya lakukan untuk menjadikan komputer dual booting antara Windows Vista dengan Windows 7 Beta.

Image162

Layar pertama yang muncul setelah proses booting dengan DVD Windows 7 Beta.

Image163

Mengklik “Insall Now” kecuali ingin membaca apa yang perlu diketahui sebelum menginstall. Dokumen yang ditampilkan masih berisi materi untuk Windows Vista.

Image165

Layar persetujuan lisensi Microsoft Pre-release Software.

Image166

Memilih tipe instalasi, apakah untuk mengupgrade (yang dapat dilakukan dari Windows Vista SP1) atau tipe Custom. Pilihan Custom (advanced) inilah yang saya pilih karena akan melakukan instalasi baru Windows 7 Beta pada partisi yang akan saya tentukan sendiri.

Image167

Memilih partisi yang akan digunakan yang saya sediakan sebesar 20 GB. Sebelumnya partisi ini belum diformat (unallocated space) dan saya mencoba menggunakan fasilitas format yang disediakan dengan mengklik Drive options. Di sini dapat dilihat pula besar partisi sistem masih tersisa 706 MB, jadi sudah cukup memenuhi syarat 200 MB yang diperlukan oleh Windows 7 Beta.

Image170

Tampilan ketika proses intalasi berlangsung. Selanjutnya tinggal menunggu sampai selesai. Pada tahap ini komputer akan melakukan restart (berdasarkan hitungan saya sebanyak dua kali) dan melanjutkan proses install sampai selesai.

Image171

Salah satu tampilan ketika proses intalasi setelah restart dan hampir selesai.

Image172

Tampilan boot manager untuk memilih apakah saya akan booting Windows 7 Beta atau Windows Vista. Secara default, hasil instalasi akan menjadikan komputer booting dengan Windows 7 jika tidak memilih dalam waktu 30 detik.

Mohon maaf jika foto yang ditampilkan berkualitas jelek karena menggunakan kamera telepon genggam. Jika tidak ada halangan pada posting berikutnya mungkin akan saya bagi hasil screenshot layar Windows 7 Beta.

Cara lengkap instalasi windows xp sp2

Window

by AHMAD SUBENDI (TEKNISI JARDIKNAS KAB. LUMAJANG)

Sumber:http://avons.webnode.com/news/cara-menginstal-windows-xp/

Beberapa dari teman aku, yang dapat menggunakan Sistem Operasi Windows bagaimana dengan menginstal Windows disistem komputer mereka sendiri. Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat mudah tetapi bagi para pengguna awam ini sangatlah sulit karena faktor kebiasaan menginstal komputernya yang kurang. Artikel ini aku pada siapa saja yang ingin belajar cara menginstal komputernya sendiri dengan benar tanpa takut melakukan kesalahan karena tutorial ini aku sertakan dengan gambar-gambar yang sangat mudah dimengerti.

Spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan:

  • Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara
  • CDROM/DVDROM drive
  • RAM 128 MB
  1. Sebelumnya kamu membutuhkan CD master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run Setup.
  2. Lalu kamu akan berada dalam BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar.
  3. Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi kamu.
  4. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat.
  5. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal.
  6. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses.
  7. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal.
  8. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.
  9. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal atau Delete untuk menghapus partisi.
  10. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.
  11. Bila proses instalasi langkah 1 → 10 benar maka akan tampil seperti gambar.
  12. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click Next.
  13. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.
  14. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.
  15. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next.
  16. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.
  17. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next.
  18. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.
  19. Selanjutnya Kamutinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu. hingga Kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.

Nih adalah curhat colongan:

Ka2k2 st12 asal ka2k tau aku sdh lm gefans ma ka2k mulai dari pertama kali ka2k menyayikan lagu yang berjudul Rasa yang tertingal sampai sekarang dan sampai kapanpun .

Aku gefans banget ma ka2k karena lagu2nya  membikin aku terharu dan lagunya meskipun beraliran metal tapi aku suka dan mengharukan.aku gefans ma ka2k jg krn kisah perjalanan hidup ka2k hampir sama dengan kisah perjalanan paranabi,yang bisa mengajari aku hidup untuk lebih baik,karena meskipun ka2k sudah mjd orang tenar tapi ka2k tidak lupa dengan asal usul kakak.

Pesan aku terhadap ka2k st12:

1.Meski ka2k sudah menjadi orang tenar ka2k jagan sampai lupa dengan kisah2 dimasa lalu

2.Ka2k st12 meski mempunyai job yang banyak tapi harus perhatian ma kelurganya.

Ka2k -ka2k st12

Ka2k -ka2k st12 jika membaca semua ini dan kakak kecewa,dan marah  ma’afin aku mungkin akusok sewasa